Klarifikasi: teruntuk FEM ku yang Satu

Kamis 18 Desember 2008, koridor pinus tiba-tiba ramai dengan rekan-rekan mahasiswa dari berbagai Fakultas. Di sana berkumpul rekan-rekan HMI. Kumpulnya mereka bukan tanpa alasan, mereka gerah dengan adanya kabar angin yang negatif tentang korps kebanggaan mereka. Kabar angin ini menyatakan bahwa rekan-rekan HMI melakukan berbagai cara guna meraih kemenangan. Sesuai dengan informasi yang mereka dapatkan, penulis adalah orang yang mengehembuskan berita tsb. Dengan itikad baik untuk mencari fakta, rekan-rekan HMI mengajak penulis untuk berdiskusi guna mengklarifikasi masalah ini. Selang beberapa lama, kami pun meneruskan pembicaraan ke pelataran GWW. Prosesnya cukup lama, sekitar 2 jam kami berdiskusi dan mencoba untuk memperjelas duduk perkaranya.

Dalam pembicaraan tersebut akhirnya dapat ditarik benang merah bahwa tidak benar apa yang dinyatakan dalam kabar angin tsb dan tidak benar pula penulis yang menghembuskan kabar angin tsb. Setelah memperjelas duduk perkaranya, maka kami pun sepakat untuk saling legowo menerima penjelasan dan fakta yang ada. Hal ini sebagai sebuah kedewasaan kami untuk tetap menjalin tali silaturahmi. Dalam skala fakultas, itikad ini sebagai sebuah niat baik rekan-rekan HMI komisariat FEM dan penulis untuk tetap mengagapai cita FEM bersatu tak bisa dikalahkan.

Akhir kata, penulis meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Penulis pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan HMI, khususnya komisariat FEM IPB atas itikad baiknya yang menanyakan langsung kepada penulis guna mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *